banner 728x250

Jetour T2 i-DM Semarang Dibanderol Rp705 Juta

SUV plug-in hybrid ini menawarkan jarak listrik hingga 90 kilometer dan klaim perjalanan gabungan lebih dari 1.200 kilometer.

banner 120x600
banner 468x60

TitikJateng mencatat Jetour T2 i-DM resmi masuk pasar Jawa Tengah dengan harga Rp705 juta on the road Semarang setelah diperkenalkan pada GIIAS Semarang 2026. SUV berteknologi plug-in hybrid tersebut membawa kombinasi mesin bensin dan motor listrik dengan pendekatan yang ditujukan untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan jarak jauh.

Kehadiran T2 i-DM menambah pilihan kendaraan elektrifikasi di Jawa Tengah yang selama ini lebih banyak diisi mobil listrik murni dan hybrid konvensional.

banner 325x300

Menurut Medcom, PT Jetour Sales Indonesia menetapkan harga resmi Rp705 juta OTR Semarang pada pameran yang berlangsung 30 September hingga 4 Oktober.

Gunakan Sistem Plug-in Hybrid

T2 i-DM mengusung teknologi Intelligent Dual Mode atau i-DM.

Sistem tersebut menggabungkan mesin 1.5 TGDI ACTECO generasi kelima dengan transmisi khusus hybrid 3DHT serta dua motor listrik.

Kombinasi seluruh sistem menghasilkan tenaga hingga 360 PS dengan torsi maksimum 610 Nm.

Angka tersebut menempatkan T2 i-DM bukan hanya sebagai kendaraan yang mengejar efisiensi, tetapi juga memiliki cadangan tenaga cukup besar untuk karakter SUV.

Kapasitas baterainya mencapai 18,4 kWh menggunakan teknologi lithium iron phosphate atau LFP dari CATL.

Dalam kondisi baterai penuh, Jetour mengklaim mobil dapat berjalan menggunakan tenaga listrik hingga sekitar 90 kilometer.

Jarak tersebut memungkinkan sebagian pengguna menjalankan aktivitas harian tanpa terlalu sering mengaktifkan mesin bensin apabila pola perjalanannya relatif pendek.

Klaim Jarak Gabungan Lebih dari 1.200 Km

Keunggulan utama pendekatan PHEV terletak pada fleksibilitasnya.

Ketika energi baterai berkurang, pengemudi masih memiliki mesin bensin sebagai sumber tenaga sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian daya.

Jetour mengklaim kombinasi baterai dan bahan bakar dapat menghasilkan jarak perjalanan lebih dari 1.200 kilometer.

Menurut Suara Jawa Tengah, mobil tersebut juga mendukung pengisian DC Fast Charging.

Pengisian baterai dari 30 hingga 80 persen diklaim membutuhkan sekitar 27 menit pada kondisi ideal.

Selain DC fast charging, pengguna tetap dapat mengisi melalui perangkat AC maupun portable charger.

Fleksibilitas tersebut relevan bagi konsumen di Jawa Tengah karena jaringan pengisian daya belum selalu merata di semua kabupaten.

Dirancang untuk Karakter Adventure

Secara bentuk, T2 i-DM mempertahankan desain kotak dengan karakter SUV petualang.

Jetour menggunakan konstruksi Hardtop Cage Body Monocoque dengan penggunaan baja berkekuatan tinggi pada sebagian besar struktur bodi.

Karakter tersebut berbeda dibanding banyak SUV elektrifikasi yang lebih menonjolkan desain aerodinamis dan tampilan perkotaan.

T2 i-DM justru mencoba menggabungkan teknologi elektrifikasi dengan citra kendaraan yang dapat digunakan untuk perjalanan wisata atau aktivitas luar ruang.

Semarang memiliki posisi strategis untuk karakter konsumen tersebut karena terhubung dengan jalur menuju Solo, Magelang, Yogyakarta, kawasan pegunungan, dan berbagai kota di pantai utara.

Kemampuan menempuh perjalanan jauh tanpa bergantung sepenuhnya pada charger menjadi salah satu nilai jual penting.

Fitur Keselamatan dan V2L

Jetour melengkapi T2 i-DM dengan sejumlah teknologi bantuan pengemudi.

Terdapat 15 fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS Level 2.

Perangkat tersebut bekerja bersama enam airbag dan kamera 540 derajat yang membantu meningkatkan visibilitas pengemudi di sekitar mobil.

Fitur lain yang cukup menarik adalah Vehicle-to-Load atau V2L dengan daya hingga 3,3 kW.

V2L memungkinkan baterai mobil digunakan untuk memasok listrik ke perangkat eksternal.

Fungsi seperti ini dapat bermanfaat saat berkemah atau menjalankan aktivitas luar ruang yang membutuhkan sumber listrik portabel.

Namun pengguna tetap perlu memperhatikan kapasitas baterai karena penggunaan energi untuk perangkat eksternal akan mengurangi cadangan daya kendaraan.

Garansi Menjadi Bagian Paket Penjualan

Persaingan kendaraan asal China di Indonesia juga berlangsung melalui layanan purna jual.

Jetour menawarkan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batas kilometer.

Baterai serta sistem penggerak mendapat garansi delapan tahun atau 160.000 kilometer.

Konsumen juga memperoleh biaya perawatan berkala gratis selama tiga tahun atau hingga 30.000 kilometer sesuai persyaratan program.

Program semacam ini menjadi penting bagi kendaraan elektrifikasi karena calon konsumen biasanya mempertimbangkan biaya baterai, sistem hybrid, serta ketersediaan servis jangka panjang.

T2 i-DM tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green.

Dua warna terakhir dikenakan tambahan biaya Rp10 juta.

Pasar PHEV Mulai Semakin Ramai

Kemunculan T2 i-DM menunjukkan teknologi PHEV semakin mendapat ruang di Indonesia.

Mobil listrik murni menawarkan biaya energi relatif rendah dan tidak menghasilkan emisi knalpot saat digunakan. Namun penggunanya perlu mempertimbangkan jaringan charger dan waktu pengisian.

PHEV menawarkan pendekatan kompromi.

Mobil dapat menggunakan listrik untuk kebutuhan sehari-hari, lalu mengaktifkan mesin ketika menempuh perjalanan panjang.

Namun efisiensi terbaik tetap bergantung pada kebiasaan pemilik melakukan pengisian baterai.

Jika mobil PHEV hampir selalu digunakan dengan baterai kosong, keuntungan penggunaan sistem listrik menjadi lebih kecil.

Dengan banderol Rp705 juta di Semarang, Jetour T2 i-DM masuk ke segmen kendaraan elektrifikasi menengah atas.

Tantangannya bukan hanya bersaing soal spesifikasi, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen terhadap jaringan dealer, ketersediaan suku cadang, serta nilai jual kembali.

Bagi pasar Jawa Tengah, hadirnya model tersebut memperluas pilihan bagi konsumen yang tertarik elektrifikasi tetapi belum ingin beralih penuh ke mobil listrik.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *