banner 728x250

Persis Solo Ditahan De Red 0-0 di Manahan

Dominasi penguasaan bola belum cukup membawa Laskar Sambernyawa meraih tiga poin di kandang.

banner 120x600
banner 468x60

Titik Jateng mencatat Persis Solo kembali kehilangan kesempatan meraih kemenangan kandang setelah ditahan De Red FC dengan skor 0-0 pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Manahan, Minggu, 11 Oktober 2026. Laskar Sambernyawa tampil dominan dalam penguasaan bola dan menghasilkan lebih banyak percobaan, tetapi penyelesaian akhir menjadi persoalan utama sepanjang pertandingan.

Hasil pertandingan tersebut tercatat dalam data resmi Persis Solo, yang mengonfirmasi kedua tim menyelesaikan pertandingan tanpa gol.

banner 325x300

Sebenarnya persis memasuki pertandingan dengan ambisi memperbaiki hasil kandang setelah sebelumnya kalah dari Kendal Tornado FC.

Persis Lebih Banyak Menguasai Permainan

Persis berusaha mengambil kendali sejak awal.

Laskar Sambernyawa lebih sering mengalirkan bola dari lini belakang dan mencoba membangun serangan melalui kedua sisi lapangan.

De Red memilih pendekatan lebih berhati-hati.

Tim tamu memberikan ruang penguasaan bola kepada Persis, tetapi menjaga area berbahaya dengan cukup disiplin.

Berdasarkan statistik pertandingan, Persis menguasai sekitar 67 persen bola.

Angka tersebut menunjukkan dominasi yang cukup jelas.

Namun penguasaan bola hanya berguna apabila mampu menghasilkan kesempatan berkualitas.

Empat Belas Tembakan Belum Menghasilkan Gol

Persis mencatat sekitar 14 percobaan sepanjang laga.

Lima di antaranya mengarah ke gawang.

De Red membuat sekitar 11 tembakan dengan dua tepat sasaran.

Perbedaan tersebut menunjukkan Persis memang lebih aktif.

Namun efektivitas menjadi masalah.

Tembakan yang dilakukan tidak selalu datang dari posisi ideal.

Sebagian peluang masih dapat diblok sebelum benar-benar mengancam kiper.

Dalam sepak bola modern, jumlah tembakan perlu dibaca bersama kualitas peluang.

Tim dapat menghasilkan banyak percobaan tanpa memiliki kesempatan yang benar-benar bersih.

Theo Leeming Kembali Memperkuat Tim

Persis mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Theodore Evan Leeming.

Gelandang muda tersebut sebelumnya mengikuti agenda tim nasional.

Kehadirannya memberi opsi tambahan bagi lini tengah.

Menurut detikJateng, pelatih Ricky Nelson sebelumnya menyatakan Theo sudah kembali dan siap dimainkan menghadapi De Red.

Pemain muda juga memiliki peran penting karena regulasi kompetisi mengatur penggunaan pemain kelompok usia tertentu.

Hal ini membuat kedalaman skuad muda menjadi bagian penting strategi tim.

Gol Andy Harjito Tidak Disahkan

Salah satu momen paling penting terjadi menjelang akhir babak pertama.

Andy Harjito sempat memasukkan bola ke gawang De Red.

Namun gol tersebut tidak disahkan.

Dalam ulasan pertandingan, Persis menyebut adanya handball dalam proses sebelum bola masuk.

Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Momen seperti ini sering mengubah jalannya pertandingan.

Jika gol sah, De Red kemungkinan harus bermain lebih terbuka.

Sebaliknya, skor imbang membuat tim tamu dapat mempertahankan pendekatan defensif.

Bola Mati Belum Maksimal

Persis juga mendapatkan banyak tendangan sudut.

Jumlahnya mencapai 11 sepanjang laga.

De Red hanya mendapatkan tiga.

Situasi tersebut sebenarnya memberi peluang besar kepada tuan rumah.

Corner dapat menjadi senjata ketika permainan terbuka sulit menembus pertahanan rapat.

Namun eksekusi bola mati membutuhkan koordinasi.

Pengirim bola harus memiliki akurasi.

Pemain di kotak penalti harus mampu bergerak tanpa penjagaan.

Persis belum memperoleh hasil dari situasi tersebut.

Hal ini dapat menjadi salah satu bahan latihan menjelang laga berikutnya.

De Red Bertahan dengan Disiplin

Hasil 0-0 tidak hanya terjadi karena Persis kurang efektif.

De Red juga menjalankan strategi dengan cukup baik.

Tim tamu mampu menjaga jarak antarlini.

Mereka tidak memberi banyak ruang di depan kotak penalti.

Ketika Persis mencoba membangun serangan dari sayap, bek De Red cepat menutup area tengah.

Pola tersebut membuat tuan rumah sering harus mengulang serangan.

Kesabaran menjadi penting.

Namun semakin lama skor tetap imbang, tekanan justru meningkat kepada Persis.

Clean Sheet Tetap Jadi Catatan Positif

Meski gagal menang, Persis berhasil menjaga gawang tetap bersih.

Hal ini tetap menjadi catatan positif.

Pertahanan mampu mengantisipasi beberapa serangan balik.

De Red tidak mempunyai banyak kesempatan benar-benar berbahaya.

Clean sheet penting untuk membangun stabilitas.

Tim yang sulit dibobol selalu memiliki peluang mendapatkan poin.

Namun agar mampu bersaing lebih tinggi, pertahanan kuat harus diikuti produktivitas lini depan.

Menang 1-0 tetap memberikan tiga poin, sedangkan hasil 0-0 hanya menghasilkan satu.

Penyelesaian Akhir Jadi Fokus Evaluasi

Pelatih Ricky Nelson tidak memiliki terlalu banyak masalah dalam hal penguasaan bola.

Tantangan utama berada pada fase terakhir serangan.

Pemain perlu mengambil keputusan lebih cepat ketika berada dekat kotak penalti.

Umpan terakhir juga harus lebih akurat.

Pada beberapa situasi, pemain mungkin perlu berani melakukan kombinasi satu-dua dibanding terus mengirim bola dari sisi lapangan.

Latihan finishing juga dapat diarahkan pada situasi pertandingan.

Menembak tanpa tekanan dalam latihan berbeda dengan menyelesaikan peluang ketika ada bek dan kiper.

Manahan Perlu Kembali Jadi Keuntungan

Persis mempunyai dukungan suporter ketika bermain di Stadion Manahan.

Keuntungan kandang perlu dimanfaatkan.

Tim mengenal kondisi lapangan dan tidak perlu melakukan perjalanan jauh.

Namun lawan biasanya datang dengan pendekatan lebih defensif.

Karena itu Persis harus memiliki cara membongkar low block.

Variasi serangan menjadi kunci.

Tidak cukup hanya mengandalkan satu pola.

Pergerakan pemain tanpa bola, tembakan jarak jauh, bola mati, dan rotasi posisi dapat membantu membuka ruang.

Satu Poin Tetap Harus Dijadikan Modal

Hasil imbang tentu bukan target utama.

Namun kompetisi masih panjang.

Satu poin tetap lebih baik daripada kehilangan seluruh poin.

Persis perlu segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya.

Evaluasi harus dilakukan tanpa menghilangkan aspek positif.

Kemampuan mengontrol pertandingan sudah terlihat.

Pertahanan juga cukup solid.

Yang belum muncul adalah gol.

Jika efektivitas serangan meningkat, pola permainan yang sudah dibangun dapat menghasilkan hasil lebih baik.

Pertandingan melawan De Red menjadi pengingat bahwa dominasi statistik tidak selalu sama dengan kemenangan.

Pada akhirnya, pertandingan sepak bola ditentukan oleh gol.

Persis perlu membuat penguasaan bola lebih tajam agar Stadion Manahan kembali menjadi tempat yang sulit bagi lawan untuk membawa pulang poin.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *